"Selamat datang di blog Imron. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau yang imron tulis tidak berkenan di hati pembaca.

Manusia Terkuat


.

Siapakah yang paling kuat di antara kita
Siapakah yang paling berkuasa di antara kita
Dan siapa pemenang di antara kita
Bukan para binaraga, bukan pula penguasa
Bukan para pemimpin perang, bukan pula cerdik cendekia
Orang kuat adalah mereka yang kuasa
Melawan nafsu angkara murka
Dan menahan diri ketika marah
Yang tidak terbahak ketika  suka
Yang tidak meratap ketika nista
Yang tidak berbangga diri dan takabur lantaran punya posisi
Yang tidak putus asa lantaran gagal dalam usaha
Itulah orang kuat dalam pandangan agama

Mencari Kebahagian Sejati


.


Dalam hidup ini kita sering melihat
Seseorang yang pekerjaannya mencari dan mencari
Mengumpulkan dan mengumpulkan
Tak ada pikiran untuk memberi
Agama menganjurkan kepada kita
Dalam hidup ini ada kebahagian memberi
Carilah kebahagian dalam memberi
Meskipun kita kehilangan
Tetapi terasa mendapat
Para syuhada kita telah telah memberi contoh
Bagaimana mereka kehilangan
Tapi merasa mendapat
Al-quran juga mengisyaratkan kepada kita
Bahwa orang yang mati syahid itu tidak pernah mati
Kecuali merekas selalu mendapatkan rezeki
Kehidupan yang membahagiakan di sisi Allah
Itulah kebahagian sejati yang kita cari dalam hidup ini

Marhaban Ya Ramadhan


.

Ramadhan adalah bulan petunjuk
Yang memberi arah dan jalan untuk tunduk
Pada Sang Pencipta semua makhluk
Ramadhan adalah bulan pembakaran
Yang menghanguskan segala dosa perbuatan
Agar bersemi tunas kebaikan
Ramadhan adalah bulan penyucian
Tempat segala kebajikan dilipatgandakan
Dan segala dosa dimaafkan
Ramadhan adalah bulan seribu bulan
Di mana segala berkah diturunkan
Dan berbagai rahmat diberikan
Siapa yang menyia-nyiakan
Jangan harap kesucian akan datang
Di akhir bulan tempat kembali
Hanya sesal di hati
Bila ramadhan telah pergi
 Dan ramadhan nanti
Belum tentu kita bertemu lagi
Marilah kita memantapkan hati
Untuk mengabdikan sujud di bulan suci ini
Hanya kepada Ilahi

100 Cinta Allah


.

Pernahkah kita saksikan
Sapi yang menyusui anaknya
Dan kuda yang mengangkat kakinya
Agar anaknya terhidar dari injakan
Pernakah kita rasakan
Desiran angina melambaikan dedaunan
Dan mengantarkan sejuk pada kulit dan badan
Adakah rasa damai ketika malam tiba
Rembulan menebarkan sinarnya
Dan bintang gemitang berkedip menyemarakan angkasa
Itu semua baru satu bagian dari nikmat dan kasih saying Allah
Bila kita merasakan cinta yang luar biasa di dunia ini
Melalui satu cinta yang Tuhan cipta
Bayangkan, kasih sayang Allah jauh lebih indah dari segalanya
Masih ada 99 bagian dari nikmat dan kasih sayang Allah
Untuk para hamba-hamba-Nya yang bertakwa

Mancari Jabatan


.

Ada sebuah renungan tentang jabatan
Untuk apa jabatan direngkuh
Untuk apa kekuasaan diraih
Bukankah semua itu beban dan perlu pertanggungjawaban
Di hadaoan orang dan Tuhan
Tahukah kau bahwa jabatan adalah pengorbanan
Bukan mencari kesempatan apalagi keuntungan
Jabatan adalah kepercayaan
Tapi ketika kekuasaan menjadi rebutan
Tak adalagi kepercayaan
Yang ada hanya pilihan yang ter elakan
Rasulullah tak pernah merelakan
Bila jabatan dicari dan diharapkan
“sesungguhnya kami tidak mengangkat jabatan orang yang memintanya dan tidak pula orang yang sangat mengharapkannya.”
Begitu pesan Rasulullah kepada kita semua.

Menghadapi Ujian


.

Bagi sebagian orang, penderitaan adalah ujian
Ia pelajaran berharga yang memerlukan kesabaran
Tapi, bagi sebagian orang
Penderitaan adalah kehinaan
Ia harus dihindari meski dengan kecurangan dan kebohongan
Penderitaan bahkan dipandang sebgai malapetaka
Sedikit saja ada kesulitan, mereka tersiksa
Padahal penderitaan sebgai ujian adalah keniscayaan
Agar kita memiliki kekuatan dan kesabaran
Dan Allah tak akan mengungkiri
Bahwa ujiana berupa sedikit ketakutan
Kelaparan dan kekurangan harta,
Jiwa serta buah-buahan senantiasa terjadi
Dan hanya pada mereka yang bersabar, berita gembira itu menanti
(QS Al-Baqarah [2]:155)

Makna Masa Lalu


.

Pernahkan kita belajar pada masa lalu
Tentang kaum-kaum yang dibinasakan
Pernahkah kita merenungi masa lalu
Tetang kaum yang tamak dan rakus
Berbagai cara dilakukan
Berbagai strategi disusun
Berbagai langkah disiapkan
Untuk mendapatkan sesuatu diluar peruntukan
Itulah korupsi yang menelantarkan
Nasib bangsa dipertaruhkan
Bagi segelintir orang yang rakus uang
Padahal neraka sudah pasti dating
Membakar daging-daging yang berkembang
Dari harta para pengemplang
Jangan sesal bila Negara terancam
Oleh alam yang meneggelamkan
Karena lalai belajar pada kaum-kaum yang dibinasakan
Masihkah kita punya hati nurani